GBPP BUDAYA ALAM MINANGKABAU SLTP

Bab I

PENDAHULUAN

A. Pengertian
Budaya merupakan hasil cipta karsa manusia yang berguna dalam kehidupannya sehari-hari. Alam Minang¬kabau merupakan sebutan orang Minangkabau terhadap tanah leluhurnya. Jadi Budaya Alam Minangkabau ber¬ar¬ti hasil cipta karsa orang Minangkabau di tanah leluhurnya yang berguna dalam kehidupannya.
Hasil daya cipta itu dapat berupa benda seperti peralatan, perlengkapan dan kerajinan tangan lainnya, dan yang bukan benda seperti nilai-nilai, aturan-aturan, norma-norma dan adat kebiasaan.
Mata pelajaran ini memuat hal-hal pokok tentang Budaya Alam Minangkabau. Bahan kajian ini dipilih dan di¬tetapkan berdasarkan pertimbangan kebutuhan siswa dan masyarakat serta relevansinya dalam kehidupan sehari-hari. Melalui pertimbangan tersebut diharapkan siswa akrab dan cinta terhadap lingkungan dan budaya¬nya.

A. F u n g s i
Mata pelajaran Budaya Alam Minangkabau berfungsi untuk:
- Memberikan pengetahuan dasar terhadap siswa tentang Budaya Alam Minangkabau sebagai bagian budaya nasional.
- Memupuk dan menumbuhkan rasa cinta dan penghargaan terhadap Alam Minangkabau dalam rangka memu¬puk rasa cinta terhadap budaya nasional.
- Mendorong siswa agar menghayati dan menerapkan nilai-nilai Budaya Alam Minangkabau yang relevan da¬lam kehidupannya.
- Memberi dorongan pada siswa untuk menggali, melestarikan dan mengembangkan Budaya Alam Minang-ka¬bau dalam rangka memupuk perkembangan budaya nasional.

C. T u j u a n
Mata pelajaran “Budaya Alam Minangkabau” bertujuan agar siswa mengenal, memahami, menghayati, meng¬¬apresiasi dan menerapkan nilai-nilai budaya alam Minangkabau dalam kehidupannya sehari- hari.

D. Ruang Lingkup
Bahan kajian mata pelajaran Budaya Alam Minagkabau untuk Sekolah Lanjutan Pertama (SMP) meliputi adat alam Minangkabau dan sastra Minangkabau. Bahan kajian ini tidak dipilah-pilah secara tajam karena bahan yang satu dengan yang lain saling berhubungan dan saling mendukung. Bahan kajian dikembangkan dengan mem¬perhatikan kedalaman dan keluasan materi menurut tingkat kelas.

KELAS I

CATURWULAN I

WILAYAH MINANGKABAU
- Batas-batas wilayah Minangkabau
- Sistem kekerabatan Minangkabau yang khas
- Kelarasan (sistem pemerintahan) di Minangkabau
- Kepemimpinan dalam Masyarakat Minangkabau
- Ciri-ciri khas rumah gadang di Minangkabau
- Aneka permainan anak negeri di Minangkabau
- Falsafah Minangkabau
- Empat jenis adat di Minangkabau
- Aneka ragam karya sastra di Minangkabau

CATURWULAN II

WILAYAH DI MINANGKABAU
- Wilayah darek
- Wilayah rantau
- Wilayah pasisie
- Nagari salingkuang adat
- Kampung-kampung di Minangkabau
- Koto, dusun dan taratak di Minangkabau

CATURWULAN III

KEKERABATAN DI MINANGKABAU
- Sistem kekerabatan di Minangkabau
- Sifat dan bentuk kekerabatan matrilineal
- Bentuk khas perkawinan kekerabatan matrilineal
- Kedudukan ibu dalam keluarga di Minangkabau
- Kedudukan mamak dalam keluarga di Minangkabau
- Kedudukan bapak dalam keluarga di Minangkabau
- Hubungan kekerabatan di Minangkabau

KELAS II

CATURWULAN I

1. KELARASAN BODI CANIAGO DAN KOTO PILIANG
- Kelarasan Bodi Caniago
- Kelarasan Koto Piliang
- Demokrasi Bodi Caniago dan Koto Piliang
2. KEPEMIMPINAN DI MINANGKABAU
- Kepemimpinan penghulu
- Pengangkatan penghulu
- Fungsi dan kedudukan penghulu
- Kepemimpinan alim ulama
- Kepemimpinan cadiak pandai
- Kepemimpinan tali tigo sapilin

CATURWULAN II

RUMAH GADANG MINANGKABAU
- Arsitektur dan ukiran rumah gadang Minangkabau
- Fungsi rumah gadang
- Ciri khas rumah gadang
- Tata krama di rumah gadang
- Cara mendirikan rumah gadang
- Rangkiang rumah gadang

CATURWULAN III

BERBAGAI PERMAINAN ANAK NAGARI MINANGKABAU
- Pencak silat
- Tarian-tarian rakyat
- Teater tradisional randai
- Seni gamat
- Seni tabut
- Macam-macam karawitan sebagai instrumen kesenian

KELAS III

CATURWULAN I

1. ADAT ALAM MINANGKABAU
- Adat nan sabana adat
- Adat nan diadatkan
- Adat nan teradat
- Adat istiadat

2. FALSAFAH ALAM MINANGKABAU
- Alam sebagai dasar falsafah Minangkabau
- Pedoman hidup masyarakat Minangkabau

CATURWULAN II

ANEKA RAGAM KARYA SASTRA MINANGKABAU
- Jenis karya sastra Minangkabau
- Tema dan amanat kaba
- Nilai keindahan karya sastra Minangkabau
- Nilai moral dalam karya sastra Minangkabau
- Ciri-ciri karya sastra prosa
- Ciri-ciri karya sastra puisi
- Tema yang diungkapkan karya sastra

CATURWULAN III

SASTRA MINANGKABAU SEPERTI TAMBO, KABA, PANTUN, PEPATAH-PETITIH, PIDATO ADAT MINANGKABAU
- Nilai estetika dan historis tambo Minangkabau
- Tema dan amanat kaba Minangkabau
- Nilai keindahan, ajaran moral dalam pantun Minangkabau
- Pesan dan ajaran dalam pepatah-petitih Minangkabau
- Makna pidato adat Minangkabau

E. Rambu-rambu
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan GBPP ini adalah:
1. GBPP ini merupakan pedoman mengajar bagi guru, yang berisi bahan kajian minimal yang harus dipelajari semua siswa untuk mencapai tujuan pengajaran.
2. Perencanaan waktu dicantumkan pada setiap catur wulan sehingga guru diberi kebebasan mengatur waktu untuk setiap pokok bahasan.
3. Bila dirasa perlu urutan pokok bahasan dapat diubah dalam pembela jaran, asalkan masih berada dalam ca¬tur wulan yang sama.
4. Pengembangan bahan kajian dalam GBPP disesuaikan dengan perkembangan siswa baik kedalamannya ma¬u¬pun keluasannya.
5. Contoh-contoh atau penerapan dalam pembelajaran hendaknya disesuaikan dengan lingkungan siswa.

Bab II

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP)
MATA PELAJARAN: BUDAYA ALAM MINANGKABAU

Kelas I (satu) Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama
Caturwulan I (satu), 24 Jam Pelajaran

T u j u a n
1. Siswa mengenal, memahami dan menghayati nilai-nilai budaya Minangkabau melalui kegiatan observasi, membaca, menghayati dan berdiskusi serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

BUDAYA MINANGKABAU
1.1 Wilayah Budaya Minangkabau
1.1.1 Batas-batas wilayah Minangkabau
o Memperkenalkan batas-batas wilayah Minangkabau menurut tambo alam Minangkabau, contoh se¬bagai berikut:
- Nan sabalik gunuang Marapi, saedaran gunuang Pasaman, sajajaran Sago jo Singgalang, saputar¬an Talang jo Kurinci
- Dari Sirangkak nan badangkang, hinggo buoyo putiah daguak, sampai ka pintu rajo hilie, duri¬an ditakuak rajo
- Sipisau-pisau anyuik, sialang balantak basi, hinggo aie baliak mudiak, sampai ka ombak nan ba¬da¬¬¬bua
- Sailiran Batang Sikalang hinggo lauik nan sadidiah, ka timua ranah Aie Bangih, Rao jo Mapek Tunggua, Gunuang Mahalintang
- Pasisie Banda Sapuluah, hinggo Taratak Aie Hitam, sampai ka Tanjuang Simalidu, Pucuak Jam¬bi Sambilan Lurah
o Menyimpulkan bahwa wilayah Minangkabau lebih luas dari daerah administratif Sumatera Barat sekarang.

1.1.2 Sistem kekerabatan yang khas
o Memperkenalkan sistem kekerabatan Minangkabau yang meliputi:
- Ibu jo anak, bapak jo anak
- Mamak jo kamanakan
- Sumando jo pasumandan
- Minantu jo mintuo
- Induak bako jo anak pisang
o Mengungkapkan hubungan unsur-unsur kekerabatan di Minangkabau
1.1.3 Dua kelarasan (sistem pemerintahan) di Minangkabau
o Memperkenalkan dua kelarasan di Minangkabau yaitu:
- Koto Piliang
- Bodi Caniago
o Menyimpulkan bahwa dengan kedua kelarasan itu, masyarakat Minangkabau memiliki demokrasi yang khas
1.1.4 Tiga kepemimpinan dalam masyarakat Minangkabau
o Memperkenalkan tiga macam kepemimpinan yaitu:
- Niniak mamak
- Alim ulama
- Cadiak pandai
o Menyimpulkan peranan dan kedudukan niniak mamak, alim ulama dan cadiak pandai dalam ma¬sya¬rakat Minangkabau
1.1.5 Ciri-ciri khas rumah gadang di Minangkabau
o Memperkenalkan ciri-ciri khas rumah gadang Minangkabau seperti:
- Bentuk rumah gadang Minangkabau
- Bagian-bagian dalam rumah gadang Minangkabau
- Rangkiang Minangkabau
1.1.6 Aneka permainan anak nagari di Minangkabau
o Mendiskusikan
- Pencak silat
- Randai
- Sepak rago
o Menyimpulkan hasil diskusi tentang pencak silat, randai dan sipak rago
1.1.7 Falsafah Minangkabau
o Memperkenalkan falsafah Minangkabau
- Alam takambang jadi guru
- Arti alam bagi orang Minangkabau
o Menyimpulkan konsep alam takambang jadi guru
1.1.8 Empat jenis adat di Minangkabau
o Memperkenalkan empat jenis adat di Minangkabau
- Adat nan sabana adat
- Adat nan diadatkan
- Adat nan taradat
- Adat istiadat
o Membandingkan empat jenis adat di Minangkabau
1.1.9 Aneka karya sastra di Minangkabau
o Memperkenalkan aneka ragam karya sastra Minangkabau seper ti:
- Karya sastra prosa, contoh: Sabai Nan Aluih
- Karya sastra puisi, contoh: pasambahan adat
o Menyimpulkan aneka ragam karya sastra Minangkabau

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP)
MATA PELAJARAN: BUDAYA ALAM MINANGKABAU

Kelas I (satu) Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama
Caturwulan II (dua), 24 Jam Pelajaran

T u j u a n
1. Siswa mengenal dan memahami wilayah Minangkabau melalui kegiatan observasi, membaca dan diskusi.

WILAYAH MINANGKABAU

1.1 Wilayah di Minangkabau (darek, rantau, pasisie, dan nagari salingkuang adat)
1.1.1 Wilayah darek di Minangkabau
o Memperkenalkan wilayah darek atau luhak yaitu:
- Tanah Datar
- Agam
- Limo Puluah Koto
o Menunjukkan masing-masing luhak dalam peta geografis
1.1.2 Wilayah rantau di Minangkabau
o Memperkenalkan wilayah rantau yaitu:
- Batas-batas wilayah rantau
- Kedudukan daerah rantau
o Menunjukkan letak wilayah rantau melalui peta geografis
1.1.3 Wilayah Pasisie
o Menjelaskan wilayah pasisie di Minangkabau
- Batas-batas wilayah pasisie
- Kedudukan wilayah pasisie
o Menunjukkan letak wilayah pasisie melalui peta geografis
1.1.4 Nagari salingkuang adat
o Mendiskusikan nagari salingkuang adat
- Syarat berdirinya sebuah nagari
- Nagari sebagai satu kesatuan adat
o Menyimpulkan dan melaporkan perihal nagari salingkuang adat
1.1.5 Kampung di Minangkabau
o Memperkenalkan kampung
- Syarat berdirinya kampung
- Kehidupan masyarakat kampung
- Wilayah kampung
o Menyimpulkan pengertian tentang kampung
1.1.6 Koto, dusun dan taratak di Minangkabau
o Memperkenalkan koto, dusun dan taratak
- Perbedaan koto, dusun dan taratak
- Kehidupan masyarakat di koto, dusun dan taratak
- Tata pergaulan masyarakat di koto, dusun dan taratak
o Menyimpulkan pengertian tentang koto, dusun dan taratak

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP)
MATA PELAJARAN: BUDAYA ALAM MINANGKABAU

Kelas I (satu) Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama
Caturwulan III (tiga), 20 Jam Pelajaran

T u j u a n
1. Siswa mengenal, memahami dan menghayati sistem kekerabatan Minangkabau melalui kegiatan observasi, awancara dan diskusi.

KEKERABATAN MINANGKABAU

1.1 Kekerabatan Minangkabau menganut sistem matrilineal, yaitu, keturunan ditarik dari garis ibu.

1.1.1 Sistem kekerabatan di Minangkabau
o Menjelaskan pengertian sistem kekerabatan matrilineal di Minangkabau
- Keturunan ditarik dari garis ibu
o Menyimpulkan arti kekerabatan matrilinial Minangkabau
1.1.2 Sifat dan bentuk kekerabatan matrilineal
o Mendiskusikan tentang sifat dan bentuk:
- Alamiah kekerabatan Minangkabau
- Alamiah kekerabatan matrilineal
- Kekerabatan matrilineal
o Menyimpulkan hasil diskusi
1.1.3 Bentuk khas perkawinan kekerabatan matrilineal
o Memperkenalkan bentuk perkawinan matrilineal Minangkabau yaitu perkawinan:
- Luar suku
- Dalam nagari
o Menyimpulakan bentuk perkawinan di Minangkabau
1.1.4 Kedudukan ibu dalam keluarga Minangkabau
o Mendiskusikan pentingnya kedudukan ibu dalam keluarga Minangkabau antara lain ibu sebagai:
- Bundo Kanduang
- Pemilik harta
- Pendidik anak dalam keluarga
o Menyimpulkan hasil diskusi
1.1.5 Kedudukan mamak dalam keluarga Minangkabau
o Membahas kedudukan mamak dalam keluarga Minangkabau meliputi peranan mamak sebagai:
- Kepala kaum
- Kepala waris
- Pembimbing
o Menyimpulkan kedudukan mamak di Minangkabau
1.1.6 Kedudukan bapak dalam keluarga Minangkabau
o Mendiskusikan fungsi dan peranan bapak dalam keluarga Minangkabau sebagai:
- Kepala kekuarga
- Sumando
- Penanggung jawab keluarga
o Menyimpulkan fungsi dan peranan bapak dalam keluraga Minangkabau
1.1.7 Hubungan kekerabatan di Minangkabau
o Menjelaskan hubungan kekerabatan dalam keluarga Minangkabau meliputi:
- Keluarga inti
- Sumando – pasumandan
- Ipa – bisan
- Induak bako – anak pisang
- Mintuo -minantu
o Menyimpulkan hubungan kekerarabatan dalam keluarga Minangkabau

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP)
MATA PELAJARAN: BUDAYA ALAM MINANGKABAU

Kelas II (dua) Sekolah Lanjuatan Tingkat Pertama
Caturwulan I (satu), 24 Jam Pelajaran

T u j u a n
1. Siswa mengenal, memahami dan menghayati nilai-nilai budaya Minangkabau melalui kegiatan observasi, membaca, mengamati dan diskusi serta menerapkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari.

KELARASAN MINANGKABAU
1.1 Kelarasan Bodi Caniago dan Koto Piliang
1.1.1 Kelarasan Bodi Caniago
o Memperkenalkan sistem pemerintahan atau kelarasan melalui kegiatan membaca, wawancara dan diskusi
- Kelarasan Bodi Caniago
- Sistem demokrasi Bodi Caniago
- Cara pengambilan keputusan dalam kelarasan Bodi Caniago
o Menyimpulkan pengetahuan tentang kelarasan Bodi Caniago
1.1.2 Kelarasan Koto Piliang
o Menyimpulkan sistem pemerintahan atau kelarasan melalui kegiatan membaca, wawancara dan dis¬kusi
- Kelarasan Koto Piliang
- Sistem demokrasi Koto Piliang
- Cara pengambilan keputusan dalam kelarasan Koto Piliang
o Menyimpulkan pengetahuan tentang kelarasan Koto Piliang
1.1.3 Sistem demokrasi yang khas berdasarkan kelarasan Bodi Caniago dan ke larasan Koto Piliang
o Mendiskusikan konsep demokrasi
- Kelarasan Bodi Caniago
- Kelarasan Koto Piliang
- Minangkabau berdasarkan kelarasan
o Menyimpulan hasil diskusi tentang demokrasi Minangkabau berdasarkan sistem kekeluargaan

D. T u j u a n
2. Siswa mengenal, memahami dan menghayati kelompok pemimpin dan kepemimpinan di Minangkabau me¬lalui kegiatan membaca, observasi, wawancara dan diskusi.

KEPEMIMPINAN DI MINANGKABAU
2.1 Sistem kepemimpinan dan unsur pimpinan yang khas di Minangkabau
2.1.1 Unsur pimpinan penghulu dan kekhasannya
o Memperkenalkan melalui kegiatan membaca, wawancara dan diskusi
- Unsur pimpinan penghulu
- Sifat seorang penghulu
- Makna pakaian penghulu
o Menyimpulkan pengetahuan tentang penghulu dengan segala aspeknya
2.1.2 Cara-cara pengangkatan penghulu
o Memperkenalkan melalui kegiatan membaca, wawancara dan diskusi
- Cara pengangkatan penghulu
- Persyaratan pengangkatan penghulu
o Menyimpulkan / melaporkan hasil diskusi tentang cara pengangkatan penghulu
2.1.3 Pentingnya fungsi dan kedudukan penghulu di Minangkabau
o Memperkenalkan melalui kegiatan membaca, wawancara dan diskusi
- Kedudukan penghulu di Minangkabau
- Fungsi dan peranan penghulu di Minangkabau
- Macam -macam penghulu di Minangkabau
o Menyimpulkan/melaporkan hasil diskusi tentang fungsi peng hulu di Minangkabau
2.1.4 Unsur pimpinan alim ulama di Minangkabau
o Memperkenalkan melalui kegiatan membaca, wawancara dan diskusi
- Fungsi alim ulama di Minangkabau
- Kedudukan alim ulama dalam masyarakat Minangkabau
o Menyimpulkan dan melaporkan hasil diskusi tentang fungsi dan ke dudukan alim ulama di Minang¬ka¬bau
2.1.5 Unsur pimpinan cadiak pandai di Minangkabau
o Memperkenalkan melalui kegiatan membaca, wawancara dan diskusi
- Fungsi cadiak pandai di Minangkabau
- Kedudukan cadiak pandai di Minangkabau
o Menyimpulkan dan melaporkan hasil diskusi tentang cadiak pandai di Minangkabau

2.1.6 Kepemimpinan tungku tigo sajarangan
o Memperkenalkan melalui kegiatan membaca, wawancara dan diskusi
- Gabungan unsur pimpinan dalam masyarakat Minangkabau
- Kepemimpinan tungku tigo sajarangan
o Menyimpulkan dan melaporkan hasil diskusi tentang kepemimpinan tungku tigo sajarangan

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP)
MATA PELAJARAN: BUDAYA ALAM MINANGKABAU

Kelas II (dua) Sekolah Lanjuatan Tingkat Pertama
Caturwulan II (dua), 24 Jam Pelajaran

T u j u a n
1. Siswa mengenal, memahami dan mengapresiasikan rumah gadang Minangkabau melalui kegiatan observasi, wawancara, membaca dan diskusi.

RUMAH GADANG MINANGKABAU
1.1 Rumah adat yang dikenal dengan rumah gadang
1.1.1 Arsitektur dan ukiran khas rumah gadang Minangkabau
o Memperkenalkan melalui kegiatan membaca, wawancara, pengamatan dan diskusi
- Arsitektur rumah gadang Minangkabau
- Ukiran rumah gadang Minangkabau
o Menyimpulkan dan melaporkan hasil diskusi tentang arsitek tur dan ukiran rumah gadang Minang¬ka¬bau
1.1.2 Fungsi penting rumah gadang bagi masyarakat Minangkabau
o Memperkenalkan melalui kegiatan membaca, wawancara, pengamatan dan diskusi tentang rumah gadang sebagai:
- Monumen di Minangkabau
- Lembaga di Minangkabau
o Menyimpulkan dan melaporkan hasil diskusi tentang fungsi rumah gadang bagi masyarakat Mi¬nangkabau
1.1.3 Bagian-bagian tertentu dari rumah gadang Minangkabau yang berciri khas
o Memperkenalkan melalui kegiatan membaca, wawancara dan diskusi
- Ruang depan rumah gadang Minangkabau
- Ruang tengah rumah gadang Minangkabau
- Ruang dapur rumah gadang Minangkabau
o Menyimpulkan pengetahuan tentang bagian-bagian rumah gadang Minangkabau
1.1.4 Tata krama tertentu hidup di rumah gadang
o Memperkenalkan melalui kegiatan membaca, wawancara, pengamatan dan diskusi
- Duduk di rumah gadang
- Berbicara di rumah gadang
- Berbuat dan bertindak di rumah gadang
o Menyimpulkan dan melaporkan hasil diskusi tentang tatakrama di rumah gadang Minangkabau
1.1.5 Cara-cara khas mendirikan rumah gadang Minangkabau
o Memperkenalkan melalui kegiatan membaca, wawancara dan diskusi
- Cara mencari bahan bangunan rumah gadang Minangkabau
- Upacara mendirikan rumah gadang Minangkabau
o Menyimpulkan pengetahuan cara mendirikan rumah gadang Minangkabau
1.1.6 Rangkiang di samping rumah gadang Minangkabau
o Memperkenalkan melalui kegiatan membaca, wawancara, pengamatan dan diskusi
- Guna rangkiang bagi masyarakat Minangkabau
- fungsi rangkiang bagi masyarakat Minangkabau
o Menyimpulkan pengetahuan tentang rangkiang di Minangkabau

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP)
MATA PELAJARAN: BUDAYA ALAM MINANGKABAU

Kelas II (dua) Sekolah Lanjuatan Tingkat Pertama
Caturwulan III (tiga), 20 Jam Pelajaran

T u j u a n
1. Siswa mengenal, memahami dan mengapresiasikan berbagai permainan anak nagari Minangkabau melalui kegiatan observasi, membaca, wawancara dan diskusi.

PERMAINAN ANAK NAGARI MINANGKABAU
1.1 Berbagai macam permainan anak nagari Minangkabau
1.1.1 Pencak silat sebagai permainan anak nagari di Minangkabau
o Memperkenalkan dan mengapresiasikan melalui kegiatan pengamatan, membaca dan diskusi
- Gerak dasar pencak silat tradisional
- Manfaat pencak silat tradisional
- Keindahan gerak dalam pencak silat
- Hakekat permainan pencak silat
o Menyimpulkan pengetahuan tentang pencak silat tradisional Minangkabau
1.1.2 Aneka tari-tarian rakyat sebagai permainan anak nagari
o Memperkenalkan dan mengapresiasikan melalui kegiatan pengamatan, membaca dan diskusi
- Gerak tari tradisional Minangkabau
- keindahan dan keaslian gerak tari tradisional Minangkabau
o Menyimpulkan pengetahuan tentang tari tradisional Minangkabau
1.1.3 Teater tradisional randai Minangkabau
o Memperkenalkan dan mengapresiasikan melalui kegiatan pengamatan, membaca dan diskusi
- Gerak tari dalam randai
- Alur cerita dalam randai
- Dialog -dialog dalam randai
- Dendang dan karawitan dalam randai
o Menyimpulkan pengetahuan tentang randai melalui kegiatan laporan tertulis
1.1.4 Seni gamat sebagai permainan anak nagari
o Memperkenalkan dan mengapresiasikan melalui kegiatan pengamatan, membaca dan diskusi
- Seni pertunjukan gamat
- Syair dalam gamat
- Alat musik gamat
o Mengungkapkan kembali pengetahuan tentang gamat dalam bentuk laporan
1.1.5 Seni tabut sebagai permainan anak nagari
o Memperkenalkan dan mengapresiasikan melalui kegiatan pengamatan, membaca dan diskusi
- Acara pertujukan tabut
- Instrumen (karawitan) yang digunakan untuk tabut
o Menyimpulkan pengetahuan tentang tabut
1.1.6 Bermacam -macam karawitan sebagai instrumen kesenian Minangkabau
o Memperkenalkan melalui kegiatan pengamatan, membaca dan diskusi
- Puput batang padi
- Saluang
- Rabab
- Bansi
- Talempong
- Gendang
- Dan karawitan lainnya
o Menyimpulkan pengetahuan tentang karawitan dalam bentuk laporan

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP)
MATA PELAJARAN: BUDAYA ALAM MINANGKABAU

Kelas III (tiga) Sekolah Lanjuatan Tingkat Pertama
Caturwulan I (satu), 24 Jam Pelajaran

T u j u a n
1. Siswa mengenal, memahami, menghayati adat, falsafah bahasa dan sastra Minangkabau melalui kegiatan pengamatan, membaca, wawancara dan diskusi serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

ADAT ALAM MINANGKABAU
1.1 Adat alam Minangkabau terdiri dari empat macam, yakni, adat nan sabana adat, adat nan diadatkan, adat nan taradat dan adat istiadat.
.1.1 Adat nan sabana adat
o Memperkenalkan melalui kegiatan membaca, wawancara dan diskusi
- Sumber adat nan sabana adat
- Hakekat adat nan sabana adat
- Fungsi adat nan babuhua mati dalam kehidupan Minangkabau
o Menyimpulkan pengetahuan tentang adat sabana adat dalam bentuk laporan tertulis
1.1.2 Adat yang diadatkan
o Memperkenalkan melalui kegiatan membaca, wawancara dan diskusi
- Adat Datuak Perpatiah Nan Sabatang
- Adat Datuak Katumanggungan
- Hubungan kedua adat
o Menyimpulkan pengetahuan tentang adat nan diadatkan melalui laporan tertulis
1.1.3 Adat nan teradat
o Memperkenalkan melalui kegiatan membaca, wawancara dan diskusi
- Konsep adat nan teradat
- Adat turun mandi, sunat rasul
- Perkawinan di daerahnya
o Menyimpulkan pengetahuan tentang adat nan teradat yang ada di daerahnya dalam bentuk laporan
1.1.4 Adat istiadat
o Memperkenalkan melalui kegiatan membaca, wawancara dan diskusi
- Adat istiadat yang ada daerahnya
- Perubahan adat istiadat dalam kurun waktu tertentu
o Menyimpulkan pengetahuan tentang adat istiadat dan perubahannya dalam bentuk laporan tertulis

T u j u a n
2. Siswa mengenal, memahami dan menghayati falsafah alam Minangkabau melalui kegiatan observasi, wa-wan¬cara, membaca dan diskusi serta dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

FALSAFAH ALAM MINANGKABAU
2.1 Falsafah alam yang menjadi pedoman kehidupan masyarakat Minangkabau
2.1.1 Makna yang luas terhadap alam sebagai dasar falsafah masyarakat Minangkabau
o Memperkenalkan melalui kegiatan, pengamatan, membaca dan diskusi
- Makna alam bagi orang Minangkabau
- Hubungan manusia dengan alam bagi orang Minangkabau
o Menyimpulkan pemahaman tentang makna alam sebagai dasar falsafah Minangkabau dalam bentuk laporan singkat
2.1.2 Alam Takambang Jadi Guru sebagai landasan dan pedoman hidup masyarakat Minangkabau
o Memperkenalkan melalui kegiatan membaca, wawancara dan diskusi
- Makna alam takambang jadi guru
- Hakekat alam takambang jadi guru
- Penerapan alam takambang jadi guru dalam kehidupan sehari -hari
o Menyimpulkan dan menafsirkan arti falsafah alam takambang jadi guru dalam bentuk laporan tertu¬lis

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP)
MATA PELAJARAN: BUDAYA ALAM MINANGKABAU

Kelas III (tiga) Sekolah Lanjuatan Tingkat Pertama
Caturwulan II (dua), 24 Jam Pelajaran
T u j u a n
1. Siswa mengenal, memahami, menghayati dan mengapresiasikan bahasa dan sastra Minangkabau melalui ke¬giatan membaca, observasi, menampilkan dan diskusi.

BAHASA DAN SASTRA MINANGKABAU
1.1 Aneka ragam karya sastra Minangkabau dan berbagai cara mengungkapkannya
1.1.1 Bermacam-macam jenis karya sastra Minangkabau
o Memperkenalkan melalui kegiatan membaca, wawancara dan diskusi
- Puisi Minangkabau
- Prosa Minangkabau
o Menyimpulkan pemahaman tentang jenis-jenis karya sastra Minangkabau dalam bentuk laporan singkat
1.1.2 Nilai-nilai keindahan (estetika) karya sastra Minangkabau
o Memperkenalkan dan mengapresiasikan melalui kegiatan pengamatan, membaca dan diskusi
- Puisi
- Prosa
o Menyimpulkan pemahaman tentang keindahan alam dalam karya sastra dalam bentuk laporan
1.1.3 Nilai moral atau ajaran dalam karya sastra Minangkabau
o Mengungkapkan melalui kegiatan membaca dan analisis tentang nilai nilai moral dalam karya sas¬tra:
- Puisi
- Prosa
o Menyimpulkan nilai moral yang ditemukan dalam karya sastra Minangkabau dalam bentuk laporan tertulis
1.1.4 Ciri-ciri tersendiri karya sastra prosa
o Memperkenalkan melalui kegiatan membaca dan analisis ciri-ciri:
- Kebahasaan karya sastra prosa
- Isi karya sastra prosa
o Menyimpulkan ciri-ciri karya sastra prosa dalam bentuk laporan tertulis
1.1.5 Ciri-ciri tersendiri karya sastra puisi
o Memperkenalkan melalui kegiatan membaca dan analisis ciri-ciri:
- Kebahasaan karya sastra puisi
- Isi karya sastra puisi
o Menyimpulkan ciri-ciri karya sastra puisi dalam bentuk laporan tertulis
1.1.6 Tema dan permasalahan yang diungkapkan karya sastra prosa
o Memperkenalkan dan mengungkapkan melalui kegiatan membaca dan analisis
- Tema karya sastra prosa
o Menyimpulkan tema-tema yang diungkapkan karya sastra prosa dalam bentuklaporan tertulis
GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP)
MATA PELAJARAN: BUDAYA ALAM MINANGKABAU

Kelas III (tiga) Sekolah Lanjuatan Tingkat Pertama
Caturwulan III (tiga), 24 Jam Pelajaran
T u j u a n
1. Siswa mengenal, memahami, menghayati dan mengapresiasikan bahasa dan sastra Minangkabau melalui ke¬gi¬atan membaca, observasi, menampilkan dan diskusi.

BAHASA DAN SASTRA MINANGKABAU
1.1 Sastra Minangkabau seperti tambo, kaba, pantun petatah-petitih, pidato a dat dan pasambahan
1.1.1 Nilai etika dan nilai historis dalam tambo Minangkabau
o Memperkenalkan dan mengapresiasikan melalui kegiatan membaca, analisis dan diskusi
- Nilai-nilai etika dalam tambo Minangkabau
- Nilai-nilai keindahan dalam tambo Minangkabau
- Nilai-nilai sejarah dalam tambo Minangkabau
o Menyimpulkan nilai-nilai yang terkandung dalam tambo Minangkabau dalam bentuk laporan tertu¬lis
1.1.2 Tema dan amanat kaba Minangkabau yang dapat dinikmati oleh masyarakat
o Memperkenalkan dan mengapresiasikan melalui kegiatan membaca, analisis dan diskusi
- Tema kaba Minangkabau
- Amanat kaba Minangkabau
o Mengungkapkan tema dan amanat kaba Minangkabau dalam bentuk laporan tertulis
1.1.3 Nilai keindahan ajaran dan pendidikan moral dalam pantun Minangkabau
o Memperkenalkan dan mengapresiasikan melalui kegiatan membaca, membawakan, analisis dan dis¬¬ku¬si
- Nilai-nilai pendidikan dalam pantun
- Nilai-nilai keindahan dalam bahasa pantun
- Nilai-nilai moral dalam pantun
o Mengungkapkan nilai-nilai yang terkandung pada pantun dalam bentuk laporan tertulis
1.1.4 Berbagai pesan dan ajaran yang terkandung dalam petatah dan petitih untuk masyarakat Minangkabau
o Memperkenalkan dan mengapresiasikan melalui kegiatan membaca, analisis dan diskusi
- Ajaran dan nasehat dalam petatah
- Ajaran dan nasehat dalam petitih
- Pesan yang ada dalam petatah dan petitih
o Menyimpulkan pesan yang ada dalam petatah dan petitih dalam bentuk laporan tertulis
1.1.5 Makna yang mendalam yang terkandung dalam pidato adat Minangkabau dan pasambahan Minangkabau
o Memperkenalkan dan mengapresiasikan melalui kegiatan membaca, ana lisis dan diskusi
- makna pasambahan
- makna pidato adat
o Menyimpulkan makna yang terkandung di dalam pasambahan dan pidato adat dalam bentuk lapor¬an tertulis

Tulisan Lainnya

14 Comments:

  1. Terima Kasih pak zul atas tampilan GBPP BAM yang diminta oleh ibuk Elmawati,S.Pd , semuanya sudah kami copy.

    • Yalah, Pak Zul. Upayakanlah mengubah GBPP tersebut menjadi Standar Isi (SI). Untuk itu pedomani panduan penyusunan kurikulum muatan lokal yang telah saya kopikan dulu. Minta teman-teman mempelajri dan menerapkan panduan tersebut. Jika ada masalah ketika menyusun standar isi, Pak Zul dapat menghubungi saya di sini atau di e-mail saya. Makasih.

  2. Assalamulaikum Bpk Zul
    (Mohon menumpang memberi info lewat blog pak Zul)

    Buku “School Healing” yang diterbitkan oleh Pustaka Insan Madani Yogyakarta Bulan Oktober 2009, baru beredar di Pulau Jawa.

    Harapan adalah agar buku tersebut bisa meningkatkan pelayanan kita (Guru dan orangtua) dalam mendidik siswa kita dan anak-anak kita. agar mereka mereka menjadi generasi yang cerdas, santun dan Bertaqwa Pada ALLAh Swt (amiiin), sebagaima bahwa buku tersebut sangat layak untuk dibaca oleh Guru, Orangtua, Mahasiswa dan Pemerhati Pendidikan.

    Namun untuk kota Batusangkar dan Kabupaten Tanah Datar dapat dibeli langsung pada Marjohan M.Pd guru SMAN 3 Batusangkar, hp 085263537981

    terimakasih

    • Selamatlah, Pak Jo. Saya juga dapat informasi dari Kadis Tanah Datar, Pak Bupati juga sudah membaca buku itu. Setiap dia berbicara di hadapan pendidik dan tenaga kependidikan, buku yang Pak Jo tulis juga diinformasikannya. Selamatlah, ya. Itulah cara terbaik bagi seorang pemikir untuk menyatakan dirinya ada kepada orang lain.

  3. tahu pak maspon gak ?????????

  4. Seperti anda, Saya sangat tertarik dengan adat istiadat kita, oleh karena itu saya membahas tentang budaya pernikahan adat yang ada di Indonesia, mohon masukan dan dukungannya ya makasih :)

  5. wahh..bgs sekali….pljrn nya,,

  6. Hj. Siti Sumarlik H, S.Pd

    Pak Zul yang baru mana silabus muatan lokalnya

    • Bu Siti, silabusnya belum ada, standar isi belum ada. Seharusnya SI dan silabus muatan lokal dibuat oleh masing-masing satuan pendidikan. Hal itu sesuai dengan amanat PP 19/2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Jika sekolah Ibu memerlukan bantuan teknis menyusun SI dan silabus muatan lokal, kita siap membantu.

  7. pak bsa d jlskan cr pgngktan penghulu d MK

  8. Assalamu’alaikum Wr. Wb.
    Pak Zul, SK/KD Budaya Alam Minangkabau (BAM) di sekolah saya sampai sekarang belum ada Pak, saya sedang mencarinya. Kalau bisa mohon bantuan bapak mengirimkan ke email saya. SD/KD lengkap untuk SD kelas I s.d VI. Sya tunggu ya Pak
    Oh ya, saya pernah ikut seminar dimana Bapak yg jadi Nasum-nya di sebuah SMP di Payakumbuh.
    Wassalam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>